style2
Pelatihan Perdana Brevet Pajak Terapan A & B Terpadu Angkatan 4 Politeknik Negeri Madiun

Sabtu, 3 Februari 2018 telah dimulai Pelatihan Perdana Brevet Pajak Terapan A & B Terpadu Angkatan 4 Politeknik Negeri Madiun. Periode Pelatihan Brevet Pajak Angkatan 4 adalah mulai dari tanggal 3 Februari 2018 s.d 5 Mei 2018. Jumlah Peserta Pelatihan Brevet Angkatan 4 cukup banyak, yaitu sejumlah 66 peserta. Peserta tersebut terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas A dan Kelas B. Peserta Brevet kebanyakan di dominasi oleh Mahasiswa/i, dimana mahasiswa/i yang mengikuti pelatihan adalah mereka ingin mengetahui dan lebih memperdalam pengetahuan tentang dunia perpajakan. Selain dari mahasiswa, antusias dari alumni dan peserta umum yang berminat mengikuti pelatihan pun semakin tahun semakin bertambah. Mengingat Brevet Pajak PNM merupakan satu - satunya Brevet Pajak Terapan yang ada di wilayah Madiun, dan biaya pelatihan lebih terjangkau dibandingkan dengan lembaga pelatihan brevet lainnya.

 

WhatsApp Image 2018-02-03 at 14.50.57    WhatsApp Image 2018-02-03 at 14.50.581

(Foto : Peserta Pelatihan Brevet Kelas A dan Kelas B berserta Tutor)

 

Keunggulan Brevet Pajak PNM :

1. Tutor yang ahli dalam bidangnya. Pelatih / tutor brevet pajak PNM di datangkan langsung dari Praktisi Konsultan Pajak IKPI Cabang Malang.

2. Modul yg up to date. Modul yg selalu diperbaharui sesuai perubahan peraturan perpajakan.

3. Fasilitas Ruangan Ber AC, LCD Proyektor. dll

4. Tas Pelatihan.

5. Biaya terjangkau.

6. Setifikat.

Manfaat Belajar Brevet Pajak :

1. Menambah Portofolio. Sebagai pendamping ijazah dalam melamar pekerjaan. Dengan adanya sertifikat pernah mengikuti kelas brevet atau belajar pajak  maka akan menjadi daya tarik tersendiri saat melamar kerja di perusahaan. Sehingga peluang diterima akan semakin besar.

2. Memiliki kesadaran akan pentingnya pajak, sehingga dapat menjalankan prinsip self assessment dalam perpajakan.

3. Dapat menghitung, mengatur dan melaporkan pajak terhutang maupun untuk membantu orang lain yang membutuhkan pemahaman mengenai perpajakan.

4. Lebih paham dalam penyusunan perencanaan pajak baik untuk diri sendiri maupun untuk perusahaan.

 

Demikianlah sekilas tentang Brevet Pajak PNM. Semoga Brevet Pajak PNM kedepannya semakin maju, semakin bagus pelayanannya, semakin berkembang dan semakin banyak pesertanya. Tidak hanya peserta dari mahasiswa PNM saja, tetapi dari masyarakat umum dan mahasiswa/i dari seluruh kampus yang ada di Se-Kresidenan Madiun. Aamiin